Trauma Berat, Bocah Korban Penyiksaan 5 Orang Sekeluarga di Malang Mengigau Tiap Malam 

Avirista Midaada
Bocah korban penyekapan saat menjalani perawatan di RSSA Malang. (Avirista Midaada).

"Kadang-kadang nyebut nama ayahnya. Kayak dendam gitu. Kalau ibunya dia bilangnya meninggal," ucap Yuning Kartikasari.

Selain itu, bocah berusia tujuh tahun ini kerap menolak ketika diajak belajar mewarnai dan menggambar. Ia menduga D pernah menerima kekerasan fisik atau dimarahi oleh keluarganya ketika mewarnai dan menggambar tersebut.

"Kalau seperti diajari mewarnai dan menggambar cendrung menolak, mungkin dulunya ada waktu diajari keliru, atau mendapatkan kekerasan fisik kemungkinannya seperti itu. Jadi diajari mewarnai, menggambar langsung menolak," ungkap dia.

Pihaknya kini tengah berkoordinasi dengan Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana (Dinsos P3AP2KB) Kota Malang untuk pemantauan di panti asuhannya. Jika memang dibutuhkan nanti LPA Yayasan Bersama Anak Bangsa berkomitmen bakal mendampingi D selama proses pemulihan di panti usai perawatan dari rumah sakit.

"Kita serahkan ke Dinsos, karena sudah ada kedekatan dengan D, D juga bagus ke kita, komunikasi kita dengan D juga baik, merasakan ada keluarga baru. Saya nunggu keputusan Dinsos sama pemerintah gimana," katanya. 

Editor : Ihya Ulumuddin
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Wanita Muda di Tangerang Jadi Korban Penyekapan dan Pembegalan, Modus Pelaku Open BO

57 tahun lalu

Kabur ke Surabaya, Pemerkosa Mahasiswi Modus Cari Baby Sitter di Makassar Ditangkap

57 tahun lalu

Mahasiswi Kaltara Disekap dan Diperkosa di Makassar, Gubernur Zainal: Tangkap Pelaku!

57 tahun lalu

Drama Penyekapan 3 Anak di Bandung, Pelaku Siram Bensin dan Lepas Anjing Adang Petugas

57 tahun lalu

DPO Perempuan Dalang Penyekapan Satu Keluarga di Bangkalan Ditangkap

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal