Tragedi Perkemahan Ponpes di Sumenep, Santri 15 Tahun Tewas Tenggelam di Bendungan

Diwan Mohammad Zahri
Petugas saat berada di lokasi bendungan tempat korban santri tenggelam saat kegiatan perkemahan. (Foto: istimewa)

SUMENEP, iNews.id - Kegiatan Perkemahan Jumat Sabtu Minggu (Perkajum) yang digelar Pondok Pesantren Annuqayah Guluk-Guluk, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, berakhir duka. Seorang santri berusia 15 tahun ditemukan meninggal dunia usai tenggelam di bendungan Desa Prancak, Kecamatan Pasongsongan.

Korban bernama Moh Ainur Rafky asal Dusun Kebun, Desa Bringsang, Kecamatan Giligenting. Dia dilaporkan tenggelam saat mengikuti sesi jelajah pos, Jumat (1/8/2025) pukul 11.30 WIB. Saat itu, dia bersama peserta lain sedang menjalani aktivitas pramuka yang menjadi bagian dari agenda perkajum.

Menurut keterangan Kasi Humas Polres Sumenep AKP Widiarti, para peserta diarahkan panitia untuk mandi menggunakan gayung yang telah disediakan, dengan larangan tegas untuk tidak berenang ke tengah bendungan.

"Saat waktu salat Jumat, peserta diminta mandi sebentar, tapi tidak diperbolehkan berenang ke tengah," ujarnya, Sabtu (2/8/2025).

Namun korban diduga nekat melanggar aturan tersebut. Dia berenang ke tengah waduk dan secara tiba-tiba tenggelam. Salah satu temannya sempat berusaha menolong, namun gagal.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Geger 3 Santri di Jombang Kabur gegara Utang Layangan, Pesantren Bantah Isu Bullying

57 tahun lalu

1.560 Santri Berebut Kuota Beasiswa Indonesia Bangkit 2025

57 tahun lalu

Viral! Santri di Malang Dicambuk Kiai Pemilik Ponpes, Kaki sampai Luka Melepuh

57 tahun lalu

3 Wisatawan Tenggelam Digulung Ombak Pantai Karang Seke Lebak, 1 Tewas 1 Hilang

57 tahun lalu

Tak Bisa Berenang, Santri di Banjarnegara Hilang Terseret Arus Sungai Serayu

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal