"Dengan kata lain daging itu sendiri cukup baik untuk dikonsumsi," ujarnya.
Rizki memiliki tips untuk mengolah daging, pertama membuang lemak pada daging sapi, kambing dan domba. "Ini dilakukan untuk mengurangi lemak yang nantinya akan diolah dengan berbagai cara entah dibakar, dibuat sup atau lainnya," katanya.
Perempuan yang menjabat sebagai Kaprodi S1 Gizi Unusa ini menjelaskan, saat mengolah daging sapi, kambing dan domba, dengan berbagai jenis masakan, harus tetap diimbangi dengan sayur. "Lebih baik pengolahan daging ini diimbangi vitamin lainnya yang ada pada sayuran," ujarnya.
Masakan yang paling sering dimasak saat Idul Adha yakni rawon, sate, rendang, tongseng dan lainnya. Memakan masakan tersebut menyumbang kalori dan lemak yang lebih besar. "Ini bisa berdampak pada penyakit hipertensi, kolesterol, maupun kelebihan berat badan," ujar Rizki.
Namun, kalaupun terpaksa harus masak menggunakan santan, maka kurangi porsinya. Jangan lupa tambahkan juga sayuran yang memenuhi gizi seimbang.
"Caranya, isi piring makan dengan sepertiga makanan pokok, seperenam untuk lauk hewani atau daging, seperenam untuk buah-buahan dan sepertiga untuk sayuran," katanya.
Dia menekankan, mengonsumsi daging sebaiknya tetap dengan sayuran dan buah-buahan sehingga vitamin dan mineral yang dibutuhkan dalam tubuh tetap tercukupi. "Untuk karbohidrat bisa berasal dari nasi, kentang, dan ubi," ujarnya.