Tangis Wali Kota Malang Pecah saat Temui 10 Siswa SMK Korban Penamparan Motivator

Deni Irwansyah
Antara
Kasus penamparan terhadap 10 siswa SMK Muhammadiyah 2 Malang menuai keprihatinan berbagai kalangan. (Foto: iNews.id/Deni Irwansyah)

"Saya pernah di pendidikan. Saya tahu, dan saya tidak suka ada orang yang memperlakukan siswa seperti itu," ujarnya.

Pada pekan depan, politikus Partai Demokrat itu akan mengumpulkan seluruh kepala sekolah di Kota Malang guna mengedukasi para kepala sekolah dalam mendidik para siswa, bahkan memberikan cara (tips) dalam memilih motivator dalam setiap kegiatan program pendidikan.

"Nanti para sekolah kalau mau mengundang motivator harus tau dulu track recordnya. Beneran motivator atau tidak. Itu harus sepengatahuan kami dan harus diinformasikan ke kami. Ini yang menjadi PR," ujarnya.

Sutiaji mengecam motivator pelaku penamparan terhadap siswa, karena tidak berperilaku sebagaimana yang dilakukan oleh para motivator pada umumnya.

Menurut Sutiaji, seorang motivator seharusnya dapat memberikan pesan-pesan moral yang baik, bukan sebaliknya bertindak seenaknya dengan melakukan kekerasan. Apalagi, kekerasan itu dilakukan di lembaga pendidikan.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Dengan Suara Bergetar, Kepala SMAN 1 Cimarga Lega Kasus Tampar Siswa Berakhir Damai

57 tahun lalu

Pemkot Malang Larang Sound Horeg di Pawai Budaya, Ini Alasannya

57 tahun lalu

Pemuda Menangis lalu Lompat ke Laut dari Jembatan Teluk Kendari, Ditemukan Tewas

57 tahun lalu

Kaesang Pangarep Temui Bupati dan Wali Kota Malang, Bahas Apa?

57 tahun lalu

Heboh MinyaKita Tak Sesuai Takaran juga Ditemukan di Malang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal