Menurutnya, Corner ini tidak hanya digunakan untuk pelajar saja, melainkan untuk masyarakat umum yang ingin belajar bahasa inggris.
“Saya bersyukur sekali memasuki perdagangan pasar bebas masyarakat lebih menyiapkan keahliannya. Ternyata fasilitas ini juga dimanfaatkan oleh profesi seperti perawat, sopir taksi, dan juga SPG,” katanya.
Risma berharap kepada seluruh anak-anak di Surabaya untuk memanfaatkan semua fasilitas yang disediakan oleh Pemkot Surabaya. Semua itu merupakam modal yang diberikan pemerintah untuk mewujudkan mimpi anak-anak.
“Anak-anakku kalian bisa memanfaatkan semua ini dan kalian boleh bermimpi. Tidak ada yang melarang kalian untuk bermimpi. Kalau kalian yakin, pasti bisa mewujudkannya,” kata mantan Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Kota (Bappeko) Surabaya ini.
Sementara itu, Wakil Duta Besar Inggris untuk Indonesia dan Timor Leste, Rob Fenn menyampaikan, bahasa inggris tidak hanya milik inggris. Melainkan bahasa inggris digunakan untuk alat komunikasi dengan berbagai negara termasuk Indonesia.
“Dengan adanya ini masyarakat khususnya Kota Surabaya bisa menggunakan bahasa inggris lebih baik dan lebih percaya diri,” katanya.