Sosok Syachrul Anto, Penyelam yang Gugur saat Cari Korban Lion Air

Ihya Ulumuddin
Slmarhum Syachrul Anto saat berfoto bersama keluarganya. (Foto: iNews/Hary Tambajong)

Lyan menilai, kematian suaminya saat mencari korban Lion Air JT-610 bukan disebabkan kesalahan. Namun murni terjadi karena kecelakaan. “Semua ini juga merupakan kehendak Yang Maha Kuasa,” ujarnya.

Itu sebabnya, Lyan pun pasrah, berduka dan berserah atas peristiwa ini. Dia juga berharap tidak ada korban lagi sebagaimana yang terjadi pada suaminya.

Diketahui, Syachrul meninggal saat melakukan penyelaman di Perairan Karawang Jawa Barat, Jumat (2/11/2018). Dia diduga mengalami dekompresi. Almarhum bergabung dengan regu penolong Basarnas sejak Rabu (31/10/2018). Dia meninggalkan pekerjaannya sebagai karyawan ekspedisi untuk bergabung dengan Basarnas.

Di mata keluarga, Syahrul merupakan sosok panutan. Lelaki 48 tahun itu seorang pemimpin bijaksana dan memiliki kepedulian sosial tinggi. Jiwa sosial ini pula yang menggerakkan Syahrul untuk ikut dalam berbagai misi penyelamatan.

Kendati bersedih, keluarga mengaku tetap bangga dengan sosok almarhum. Apalagi, kematian Syahrul dalam rangka tugas mulia.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Jambret iPhone WNA Jerman di Kota Lama Surabaya, Kedua Kaki Pemuda Ini Ditembak

57 tahun lalu

Tradisi Toron Idul Adha, Ribuan Warga Madura Padati Jembatan Suramadu Surabaya

57 tahun lalu

WNA India Ditemukan Tewas di Ruang Detensi Imigrasi Surabaya jelang Deportasi

57 tahun lalu

Remaja di Lampung Rekrut 2 Anak Jadi Terapis Plus-Plus di Surabaya, Diimingi Gaji Besar

57 tahun lalu

Kebakaran Gedung PPJT RSUD Dr Soetomo Surabaya Tewaskan Pasien, Asap Pekat dari Lantai 5

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal