Selain ulama, adik kandung mantan Presiden ke-4 RI KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) ini, juga merupakan aktivis, politisi, dan tokoh Hak Asasi Manusia (HAM).
Gus Sholah menempuh pendidikan dasarnya di SD KRIS (Kebaktian Rakyat Indonesia Sulawesi). Ketika naik ke kelas IV, Salahuddin pindah ke SD Perwari yang terletak di seberang kampus UI Salemba.
Antara tahun 1955-1958, Gus Sholah melanjutkan sekolahnya di SMP Negeri I Cikini. Selepas SMP, Gus Solah melanjutkan ke SMA Negeri I.
Setamat SMA, Gus Sholah melanjutkan studinya ke Institut Teknologi Bandung (ITB) pada 1962. Dia memilih jurusan arsitektur. Semasa kuliah di Bandung, ia aktif dalam kegiatan Senat Mahasiswa dan Dewan Mahasiswa. Sejak tahun 1967, ia juga aktif di organisasi mahasiswa ekstra kampus, dan memilih Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) sebagai wadah bernaungnya.
Di samping bersekolah, sejak kecil Gus Sholah bersama saudara-saudaranya juga belajar mengaji yang merupakan aktivitas rutinnya setiap hari.