Sosok Gajah Mada yang Tak Tergantikan, 6 Pejabat Majapahit Dilantik sebagai Pengganti

Avirista Midaada
Ilustrasi Mahapatih Gajah Mada. (Foto: Wikipedia)

Kedua, Empu Nala yang terpilih sebagai Tumenggung Mancanagara atau wakil mahkota. Empu Nala terkenal sebagai pahlawan perang yang menghargai jasa dan menghukum kejahatan. Dia pernah menaklukkan Dompo di Nusa Tenggara. 

Selanjutnya Majapahit melantik Sri Nata Krewarddhana dan Wikramawardana. Masing-masing adalah ayah dan ipar Hayam Wuruk. Mereka terpilih sebagai Dharmadhyaksa atau Ketua Mahkamah Agung yang dibantu oleh tujuh Upapati atau pembantu mahkamah.

Jabatan Gajah Mada asalnya juga meliputi mahkamah, karena dia mewakili Sri Nata. Raja adalah hakim yang paling tinggi dalam negeri. 

Pejabat berikutnya yang dilantik adalah Patih Dami. Dia terpilih sebagai Yuwamantri atau menteri muda. Tugasnya mengurus seluk beluk dalam keraton. Fungsi ini semacam kepala rumah tangga keraton. 

Pejabat keenam yang dilantik yakni Empu Singa, yang dipilih sebagai menteri yang bertugas mengawasi segala perintah Sri Nata. Jabatan ini fungsinya sebagai sekretaris negeri yang harus mengedarkan segala perintah baginda kepada semua yang berkepentingan. 

Editor : Reza Yunanto
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Arkeolog Temukan Situs Majapahit di Bawah Jalan Desa Mojokerto, Begini Wujudnya

57 tahun lalu

Sejarah Masa Kejayaan dan Keruntuhan Kerajaan Majapahit akibat Perebutan Takhta

57 tahun lalu

Sengketa Tanah di Masa Majapahit, Ketika Pejabat Istana Kalah Gugatan Lawan Rakyat

57 tahun lalu

Momen Majapahit Dibumihanguskan, Pergolakan Internal Akhiri Kejayaan Kerajaan Besar Nusantara

57 tahun lalu

Perang Bubat: Pertentangan Hayam Wuruk dan Gajah Mada yang Berujung Tragedi Berdarah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal