Menurut Presiden, Ainun Najib akan mampu membantu NU memiliki basis data digital dan lainnya.
"Saya kenal satu orang, yang lain masih banyak lagi. Beliau ini kerja di Singapura, sudah lama, tujuh tahun lalu saya kenal. 'Ngerjain' ini semuanya, apa pun bisa. Masih muda sekali, namanya mas Ainun Najib. NU," ucap Presiden.
Presiden berseloroh, gaji Ainun di Singapura sangat besar. Kemungkinan harus dibayar lebih besar jika diminta bekerja di Indonesia. Namun Presiden meyakini, jika para Kiai NU yang meminta langsung kepada Ainun Najib, maka yang bersangkutan akan bersedia dibayar berapa pun.