Segendang sepenarian. Janji pemberian insentif guru ngaji juga tak kunjung ada kejelasan. Padahal, Pemkab Jember sudah mengalokasikan anggaran Rp 39 miliar untuk 23 ribu guru gaji pada APBD tahun ini. Dalih pemkab tak mencairkan, karena khawatir tersandung masalah hukum.
Menanggapi hal itu, Dogol Mulyono mengaku pihaknya bakal membahas lagi masalah tersebut. Karena sebelum-sebelumnya, DPRD Jember sudah kerap menyuarakan tentang problem pupuk subsidi dan insentif guru ngaji ke eksekutif.
“Untuk guru ngaji nanti kami akan rapatkan kembali. Sedangkan masalah pupuk yang sekarang lagi sulit, kita harus mempunyai wakil di DPR RI dan DPRD provinsi agar bisa menyampaikannya ke pusat,” ucap politisi dari Partai Perindo tersebut.
Selain menyoroti masalah pupuk subsidi dan insentif guru ngaji, persoalan UMKM di Jember juga menjadi pembahasan serius. Sampai-sampai, Dogol menyebut, UMKM di Jember harus benar-benar diberdayakan, jangan dimanfaatkan untuk pencitraan. “Jangan hanya dikumpulkan, tapi cuma dibuat ajang foto saja,” sindirnya.