Sidang Lanjutan Kasus Pasar Turi, Saksi Wefan Bawa Notulen Kesepakatan

Ihya Ulumuddin
Saksi Wefan dihadirkan majelis hakim PN Surabaya dalam lanjutan kasus penggelapan investasi dalam proyek pembangunan Pasar Turi, Senin (15/10/2018). (Foto: iNews.id/Ihya Ulumuddin)

Atas sanggahan Yusril tersebut, Wefan mengakui tidak teliti dalam memahami detail notulen kesepakatan tersebut. Bahkan, ketika ditunjukkan notulen kesepakatan milik Henry, Wefan juga tidak bisa memastikan notulen kesepakatan mana yang asli.

Tak hanya itu, Wefan juga membenarkan bahwa dalam notulen kesepakatan terdapat syarat bahwa sebelum dibuatkan akta-akta, maka bilyet giro tersebut tidak bisa dicairkan.

"Waktu itu saudara saksi saya telepon, saya bilang, Ko Wefan ini kan tidak boleh dijalankan (dicairkan), tapi kok dijalankan. Terus Ko Wefan bilang, sek-sek tak takokno Teguh disek, betul gak?" ucap Henry bertanya pada Wefan yang dijawab dengan anggukan kepala.

Henry menuturkan, saat itu bilyet giro telah diserahkan Teguh Kinarto ke Widjijono Nurhadi. "Terus Ko Wefan bilang kalau Teguh Kinarto telah menyerahkan bilyet giro tersebut ke Widji (Widjijono Nurhadi)," kata Henry dan dibenarkan Wefan.

Atas keterangan Wefan, Henry tidak banyak melakukan penyangkalan. "Yang salah hanya bukti notulen yang dibawa saksi ternyata hanya fotokopi," ujarnya.

Sebelum sidang ditutup, Yusril sempat memohon agar majelis hakim memerintahkah Jaksa Penuntut Umum (JPU) untuk menghadirkan penyidik yang menangani kasus ini.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kereta Barang Anjlok di Surabaya, 4 Gerbong Keluar Rel

57 tahun lalu

Resmi Beroperasi, KA Argo Anjasmoro Pilihan Baru Mudik Lebaran Relasi Surabaya Pasar Turi-Gambir

57 tahun lalu

Ketua Koperasi di Sukabumi Tak hanya Diduga Gelapkan Uang, tapi juga Gunakan Sertifikat Palsu

57 tahun lalu

Revitalisasi Pasar Turi Bantul Habiskan Rp3,9 Miliar, Bupati: Kini Tak Lagi Kumuh

57 tahun lalu

Pemkot Surabaya Bangun Halte Bus dan Pedestrian di Sekitar Pasar Turi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal