Siasat Intelijen Yoga Sugomo Yakinkan Soeharto Lengser dengan Gelar Bapak Pembangunan

Solichan Arif
Yoga Sugomo (kiri) dan Ali Moertopo (kanan). (Foto: Repro)

Ali Moertopo dalam testimoninya menyebut Yoga Sugomo memegang leading position dalam penumpasan PKI tahun 1965. Bagi Yoga, menumpas Dewan Revolusi ibarat pertandingan ulang dari apa yang pernah dialaminya di Divisi Diponegoro.

Bersama Ali Moertopo, Yoga memutar akal bagaimana agar Soeharto bersedia lengser dengan kesadaran sendiri. Muncul ide mencoba menyampaikan dengan cara Jawa, yaitu memangku Soeharto agar puas menjadi tokoh senior sekaligus Bapak Bangsa.

Yoga juga sudah menyiapkan jawaban jika nantinya timbul pertanyaan dari Soeharto tentang siapa yang layak jadi penggantinya. Jawaban Yoga adalah generasi peralihan dari angkatan 45.

Cara Jawa memangku Soeharto adalah dengan menggulirkan pemberian gelar Bapak Pembangunan. Gelar itu dimaknai sebagai puncak prestasi, pengabdian dan sekaligus penghargaan rakyat kepada Soeharto.

“Tentu saja ini adalah sebuah operasi yang sangat-sangat rahasia dan peka karena menyangkut masalah perasaan yang berkelindan dengan kekuasaan," katanya.

Editor : Reza Yunanto
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Profil Kapolda Sumbar Irjen Djati Wiyoto Abadhy, Jenderal Intelijen Seangkatan Kapolri

57 tahun lalu

Kronologi Temuan Senpi Rakitan di Sarang KKB Yahukimo, Berawal dari Informasi Intelijen

57 tahun lalu

Sesepuh Pesantren Buntet Cirebon Dukung Penuh Gelar Pahlawan Nasional Soeharto

57 tahun lalu

Sosok Mayjen Krido Pramono Pangdam Mulawarman, Pengalaman di Intelijen dan Satuan Tempur

57 tahun lalu

Nama-Nama 7 Tokoh Asal Jateng Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal