Siasat Intelijen Yoga Sugomo Yakinkan Soeharto Lengser dengan Gelar Bapak Pembangunan

Solichan Arif
Yoga Sugomo (kiri) dan Ali Moertopo (kanan). (Foto: Repro)

JAKARTA, iNews.id - Jenderal Yoga Sugomo adalah sosok di balik pemberian gelar Bapak Pembangunan kepada Soeharto. Pemberian gelar itu merupakan cara Yoga untuk meyakinkan Soeharto agar bersedia meletakkan jabatan sebagai presiden yang dinilai terlalu lama.

Pada 1983, Soeharto telah berkuasa selama 16 tahun. Itu setara dengan empat kali masa jabatan presiden di Amerika Serikat. 

Sebagai petinggi intelijen, Yoga berpandangan kekuasaan yang terlalu lama bisa menimbulkan ekses buruk. Selain perasaan jenuh juga mendatangkan perasaan keakuan yang berlebihan, termasuk merasa paling tahu sehingga sulit menerima kritik dan pendapat berbeda.

"Yang lebih mengkhawatirkan adalah bila timbul perasaan dan sikap yang mencampuradukkan masalah pribadi dengan pemerintahan, bahkan negara," kata Yoga dalam buku Jenderal Yoga Loyalis di Balik Layar (2018).

Yoga yang memimpin Badan Koordinasi Intelijen Negara (Bakin) menangkap indikasi itu. Dia memiliki perhitungan untuk menyelamatkan Soeharto.

Editor : Reza Yunanto
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Profil Kapolda Sumbar Irjen Djati Wiyoto Abadhy, Jenderal Intelijen Seangkatan Kapolri

57 tahun lalu

Kronologi Temuan Senpi Rakitan di Sarang KKB Yahukimo, Berawal dari Informasi Intelijen

57 tahun lalu

Sesepuh Pesantren Buntet Cirebon Dukung Penuh Gelar Pahlawan Nasional Soeharto

57 tahun lalu

Sosok Mayjen Krido Pramono Pangdam Mulawarman, Pengalaman di Intelijen dan Satuan Tempur

57 tahun lalu

Nama-Nama 7 Tokoh Asal Jateng Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal