Sengketa Lahan, Warga Surabaya Nyaris Baku Hantam di Hadapan Wakil Wali Kota

Yudha Prawira
Warga dan pengurus Yayasan Baiturahman nyaris baku hantam di hadapan Wakil Wali Kota Surabaya Armudji. Keributan dipicu sengketa lahan. (Foto: Yudha Prawira)

Terkait hasil mediasi itu, pihak yayasan mengaku akan berembuk secara internal dan meminta waktu hingga 30 hari untuk melakukan pembongkaran.

"Yayasan akan menggelar rapat dengan pembina dan pengurus," ujar Pengurus Yayasan Baiturahman, Agus Santoso.

Diketahui, pos keamanan dan pagar yang berada di Jalan Juwingan Gang 1B, Kecamatan Gubeng dibangun Yayasan Baiturahman sejak Agustus 2022 lalu. Pendirian kedua bangunan itu mengakibatkan kawasan di sekitarnya banjir.

Banjir diduga dipicu saluran air tertutup bangunan pos keamanan yang berdiri tepat di atas saluran.

Sementara keberadaan pagar dinilai mengganggu dan menghambat aktivitas warga karena memperkecil akses mobilitas.

Editor : Rizky Agustian
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Jadi Korban Investasi Bodong, Puluhan Biduan Dangdut Datangi Wakil Wali Kota Surabaya

57 tahun lalu

Kasus Konten Sidak Berakhir Damai, Ormas Madas Cabut Laporan Wawali Armuji

57 tahun lalu

Ini Sosok Pria di Balik Perobohan Rumah Nenek Elina di Surabaya, Wawali: Sampean Brutal!

57 tahun lalu

Wawali Armuji Turun Tangan Bela Nenek Elina yang Diusir dan Rumahnya Dirobohkan Ormas

57 tahun lalu

Jusuf Kalla Murka, Sebut Eksekusi Lahan 16,4 Hektare di Makassar Tidak Sah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal