Sengketa Lahan, Warga Surabaya Nyaris Baku Hantam di Hadapan Wakil Wali Kota
SURABAYA, iNews.id - Warga dan pengurus Yayasan Baiturahman terlibat keributan hingga nyaris adu pukul di Jalan Juwingan, Kecamatan Gubeng, Surabaya, Kamis (5/1/2022). Ironisnya, keributan terjadi di hadapan Wakil Wali Kota Surabaya Armudji yang tengah meninjau sengketa lahan di kawasan itu.
Keributan warga dan pengurus yayasan itu diduga dipicu pos keamanan dan pagar yang dibangun di atas saluran air hingga menyebabkan kawasan di sekitarnya banjir. Beruntung, keributan tidak berlangsung lama.
"Saluran air nanti camat kita perintahkan segera meninjau ulang untuk menyelesaikan, supaya tidak terjadi kebuntuan di saluran," kata Armudji.
Keputusan Armudji ditindaklanjuti pihak kecamatan yang memediasi pertemuan kedua pihak. Dalam pertemuan tertutup di Kantor Kecamatan Gubeng, terungkap yayasan tidak mampu menunjukkan bukti kepemilihan lahan. Selain itu, yayasan diharuskan membongkar pos keamanan tersebut.
"Diputuskan karena yayasan tidak bisa menunjukkan surat, jadi pos dibongkar. Yayasan meminta waktu 30 hari," kata salah seorang warga, Purnawati Prahasti.