Sandi Misterius Jelang Meletusnya Gerakan 30 September dan Istilah Ibu Pertiwi Hamil Tua

Solichan Arif
Demonstrasi rakyat menuntut pembubaran PKI setelah peristiwa Gerakan 30 September. (Foto: ist)

JAKARTA, iNews.id - Menjelang terjadinya peristiwa 30 September 1965, muncul istilah-istilah baru yang diduga sebagai sandi yang digunakan Partai Komunis Indonesia (PKI) untuk mempersiapkan Dewan Revolusi. Istilah-istilah tersebut membuat masyarakat saat itu bertanya-tanya tentang apa yang akan terjadi.

Salah satu istilah baru yang muncul saat itu adalah Senam Revolusioner. Istilah itu digaungkang Subandrio dalam Kongres Serikat Buruh Perkebunan Republik Indonesia (Serbupri). Dengan istilah itu, kaum buruh didorong untuk lebih aktif menggelar aksi massa.

"Ia menyerukan kepada kaum buruh untuk menggunakan aksi-aksi sebagai senam revolusioner, agar otot-otot dan tulang-tulang gerakan buruh menjadi kuat, untuk kemudian naar de politieke macht, menuju kekuatan politik,” kata Yoga Sugomo dikutip dari buku 'Jenderal Yoga Loyalis di Balik Layar'.

Subandrio adalah Kepala Badan Pusat Intelijen (BPI) sekaligus  sebagai Wakil Perdana Menteri (Waperdam). Kendati tercatat sebagai kader Partai Sosialis Indonesia (PSI), kebijakan Subandrio dinilai condong kepada PKI.

Saat orang-orang PKI, BTI, dan Pemuda Rakyat terlibat benturan dengan Ansor NU di Kediri, Jawa Timur lantaran orang PKI melakukan aksi sepihak, Subandrio justru menggertak orang-orang NU.

Editor : Reza Yunanto
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Profil Sarwo Edhie Wibowo, Kakek AHY yang Ditetapkan Pahlawan Nasional

57 tahun lalu

Pemilik Toko di Bangka Barat Tidak Tahu Ada Ikat Pinggang Mirip Lambang PKI, Sudah Disita Polisi

57 tahun lalu

Heboh, Warga Temukan Toko Jual Ikat Pinggang Berlogo Palu Arit di Bangka Barat

57 tahun lalu

Momen Haru Pertemuan Soekarno dan Musso sebelum Pemberontakan PKI, Ada Pelukan dan Air Mata

57 tahun lalu

Sejarah Hari Kesaktian Pancasila 1 Oktober 1965, Ditandai Gerakan Berdarah PKI

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal