SURABAYA, iNews.id - Momen peringatan Hari Anak Nasional (HAN) dicederai kasus dugaan kekerasan oknum guru kepada sejumlah siswa sekolah dasar (SD) di Surabaya, Jawa Timur.
Beberapa siswa kelas 4 SD Negeri Simomulyo 1 Surabaya menderita luka lebam di tangan hingga trauma secara psikologis tak mau masuk sekolah karena takut dicubit oknum guru wali kelas jika salah mengerjakan tugas atau salah menjawab soal pelajaran.
Saat ini, baru ada dua siswa kelas 4 SD itu yang mengaku mendapatkan perlakuan kasar dari sang guru. Kedua siswa itu berinisial AA dan JB.
Korban AA menderita lebam-lebam pada tangan kanan, sedangkan JB mengalami trauma dan tak mau masuk kelas karena takut mendapatkan kekerasan dari sang guru.
Orang tua siswa, Sulistiyaningtyas Utami menuturkan, anaknya trauma karena dihukum oleh oknum guru dengan cara dicubit jika salah menjawab soal-soal.