Menurut dia, jika beberapa lapangan yang telah disiapkan itu telah memenuhi standar, dipastikan akan semakin menambah keyakinan PSSI untuk bidding atau penawaran Piala Dunia U-20 pada 2021 mendatang. “Saya pikir warga di sana juga senang kalau tempat mereka digunakan. Cuma memang harus ada perbaikan-perbaikan, misalnya kualitas rumput,” katanya.
Risma juga memastikan telah menyiapkan semua terkait Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) yang bakal menjadi lokasi utama. Bahkan, pihaknya siap bekerja maksimal untuk menyelesaikan semua kekurangan di stadion itu. “Tadi sudah dijelaskan detail apa-apa yang kurang untuk GBT dan apa yang kurang untuk training center-nya,” ujarnya.
Sementara itu, Sekretaris Jenderal (Sekjen) PSSI, Ratu Tisha Destria mengatakan, saat ini PSSI telah memasuki tahapan tertinggi sebelum pemilihan, yakni memasuki tahapan additional information untuk kesiapan. Surabaya sudah sangat siap untuk mengerjakan sesuai dengan standar-standar yang diberikan oleh FIFA.
Dia menilai, secara umum GBT sudah layak untuk menggelar pertandingan skala internasional itu. Namun, ada beberapa hal-hal yang perlu ditingkatkan atau diperbaiki.
“Seperti lighting, flat light, single seat (kursi), exercise, warming up dan jacuzzi. Detail-detail seperti itu list-nya ada cukup banyak yang memang sampai ke detail-detail akan kami perhatikan. Namun secara umum, GBT sudah layak sehingga kami berani untuk mengajukan,” katanya.