Dia mengaku kala itu harus mengeluarkan kocek Rp4 juta pulang pergi untuk penerbangan domestik ke Toraja. Padahal dia membandingkan ketika ada promo penerbangan ke luar negeri seperti Singapura dan Kuala Lumpur di Malaysia, yang bisa seharga di bawah Rp1 juta.
"(Harga tiket) PP kena Rp4 jutaan, dibanding Singapura murah promo Rp1 juta, malah ada yang komen ke Singapura itu Rp800.000, lalau promo ke Singapura dan Malaysia di bawah satu juta," kata perempuan yang juga Ketua DPD Partai Perindo Kota Malang yang ditetapkan KPU bernomor urut 16 pada kertas suara Pemilu 2024.
Padahal ketersediaan tiket murah menjadi bagian untuk mempromosikan wisata Indonesia. Bila akses mobilitas ini tidak bisa dijangkau masyarakat luas, maka potensi wisata-wisata di Indonesia kurang bisa dieksplorasi.
Hal ini penting agar menggerakkan perekonomian dan menciptakan masyarakat yang sejahtera sebagaimana Partai Perindo, partai yang peduli rakyat kecil, gigih memperjuangkan penciptaan lapangan kerja, dan Indonesia sejahtera.
"Kalau wisatanya maju otomatis semuanya ikut terangkat terutama ekonomi, UMKM sekitar ikut terangkat," ucapnya.