Polisi Gerebek Rumah Penampungan TKI Ilegal di Lumajang, Ini Hasilnya 

Yayan Nugroho
Proses penggerebekan rumah penampungan TKI ilegal di Lumajang. (Yayan Nugroho).

LUMAJANG, iNews.id - Polisi menggerebek perusahaan penyalur tenaga kerja indonesia (TKI) ilegal di Desa Karangsari, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Lumajang. Satu orang tersangka diamankan dalam penggerebekan ini serta delapan orang calon TKI ilegal yang belum diberangkataka. 

Dari hasil penggeledahan, polisi juga menemukan berbagai dokumen, seperti paspor dan dokumen penting lainnya. Seluruh barang tersebut diambil dari kantor sekaligus rumah yang dijatikan tempat penampungan calon TKI milik tersangka berinisial YA. 

Kapolres Lumajang AKBP Boy Jeckson Sitomorang, mengatakan, rumah tiga lantai yang tidak dilengkapi dengan papan nama perusahaan itu telah beroperasi selama kurang lebih satu tahun. Di tempat itulah pelaku merekrut dan menampung ratusan calon TKI dari berbagai daerah untuk diberangkatkan ke luar negeri. 

"Pelaku sudah beraksi sejak 2014. Sudah ada 524 TKI yang diberangkatkan dengan tujuan Jepang, Malaysia, Australia hingga Inggris," katanya. 

Boy mengatakan, perusahaan tersebut terindikasi melakukan praktik tindak pidana perdagangan orang. Sebab, tidak memiliki izin sebagai perusahaan penyalur tenaga kerja indonesia.

Editor : Ihya Ulumuddin
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Polda Kepri Ungkap Dugaan TPPO, Pasutri di Banyuwangi Ditangkap

57 tahun lalu

Terungkap Pengiriman TKI Ilegal ke Malaysia di Dumai, 68 Orang Ditangkap di Pantai dan Hutan 

57 tahun lalu

Kapal Tenggelam di Perairan Bengkalis, 32 TKI Ilegal Selamat Nakhoda Hilang

57 tahun lalu

Identitas 6 TKI Ilegal Korban Kapal Tenggelam di Selat Malaka Dievakuasi, Semua Warga Sumut

57 tahun lalu

Kapal Angkut 9 TKI Ilegal Tenggelam di Selat Malaka, 1 Orang Tewas 2 Hilang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal