Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kapal Bawa 32 Pekerja Migran Ilegal Tenggelam di Perairan Riau, 28 Laki-Laki 4 Perempuan
Advertisement . Scroll to see content

Kapal Tenggelam di Perairan Bengkalis, 32 TKI Ilegal Selamat Nakhoda Hilang

Sabtu, 14 Juni 2025 - 14:45:00 WIB
Kapal Tenggelam di Perairan Bengkalis, 32 TKI Ilegal Selamat Nakhoda Hilang
32 TKI ilegal dari Malaysia selemat setelah kapal yang ditumpanginya tenggelam di perairan Dusun Pasir Putih, Desa Putri Sembilan, Kabupaten Bengkalis, Riau. (Foto: Banda Haruddin Tanjung).
Advertisement . Scroll to see content

PEKANBARU, iNews.id – Kapal yang mengangkut 32 Tenaga Kerja Indonesia (TKI) ilegal dari Malaysia tenggelam di perairan Dusun Pasir Putih, Desa Putri Sembilan, Kecamatan Rupat Utara, Kabupaten Bengkalis, Riau. Kejadian itu pada Rabu (11/6/2025) dini hari. 

Saat kejadian para penumpang melompat ke laut dan selamatkan kapal nelayan sekitar. Sedangkan tekong atau nakhoda yang turut melompat ke laut hingga kini belum ditemukan.  

Kapolres Bengkalis, AKBP Budi Setyawan mengatakan,  speedboat tersebut berangkat dari Malaka, Malaysia, pada pukul 24.00 WIB melalui jalur laut ilegal. Pada pukul 01.30 WIB, kapal mengalami kebocoran dan akhirnya tenggelam.  

"Saat kapal mulai tenggelam, tekong melompat ke laut dan belum ditemukan hingga sekarang. Sementara itu, 32 TKI berhasil diselamatkan oleh nelayan setempat bernama Mis, yang saat itu sedang melaut," ujar AKBP Budi Setyawan, Sabtu (14/6/2025).  

Para korban sempat dibawa ke rumah Kepala Dusun Pasir Putih sebelum akhirnya dilaporkan kepada pihak berwenang. Polsek Rupat Utara kemudian melakukan evakuasi pada pukul 05.00 WIB dan membawa seluruh korban ke kantor polisi untuk proses lebih lanjut.  

Menurut data yang dihimpun, para TKI berasal dari berbagai daerah di Indonesia, termasuk Sumatera Utara, Aceh, Banten, Riau, NTB, Jawa Timur, dan Jawa Tengah. Mereka terdiri dari 28 laki-laki dan 4 perempuan. 

Saat ini, seluruh korban telah diserahkan kepada pihak Imigrasi Dumai untuk proses pemulangan ke daerah asal mereka.  

Editor: Kurnia Illahi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut