Perdebatan Alot Gajah Mada dan Gayatri Usai Sumpah Palapa Terucap

Avirista Midaada
Gajah Mada (ilustrasi: Sindonews).

MALANG, iNews.id - Gajah Mada menyesal dan meminta maaf usai mengucap Sumpah Palapa. Pasalnya, hal itu berujung konflik di internal Kerajaan Majapahit.

Apalagi di momen itu Gajah Mada membunuh Kembar menteri keamanan dalam negeri Kerajaan Majapahit Saden Kembar yang telah menghinanya. 

Konon saat itu Gajah Mada menunjukkan wajah kesedihan dan sekaligus keras kepalanya. Gajah Mada sadar membunuh sama artinya dengan melanggar ajaran etis Buddha, sebagaimana dikisahkan pada buku "Gayatri Rajapatni : Perempuan di Balik Kejayaan Majapahit", dari Earl Drake, saat dipanggil oleh Gayatri, ibu dari Tribhuwana Tunggadewi penguasa Majapahit saat itu. 

Gayatri menghendaki agar perseteruan itu diselesaikan dengan kepala dingin. Gajah Mada pun minta pengertian Gayatri, seraya menjelaskan dia pun tak memilih kekerasan untuk memecahkan sebagian besar masalah.

Namun dalam dunia yang jauh dari sempurna, terkadang orang harus melanggar ajaran agama.

Editor : Nur Ichsan Yuniarto
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Arkeolog Temukan Situs Majapahit di Bawah Jalan Desa Mojokerto, Begini Wujudnya

57 tahun lalu

Sejarah Gua Anggas Wesi yang Ditempati Darmaji Puluhan Tahun, Diyakini Miliki Sisi Gaib

57 tahun lalu

Sejarah Masa Kejayaan dan Keruntuhan Kerajaan Majapahit akibat Perebutan Takhta

57 tahun lalu

Sengketa Tanah di Masa Majapahit, Ketika Pejabat Istana Kalah Gugatan Lawan Rakyat

57 tahun lalu

Momen Majapahit Dibumihanguskan, Pergolakan Internal Akhiri Kejayaan Kerajaan Besar Nusantara

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal