SURABAYA, iNews.id – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendatangi Kantor Advokat Rahmat Santoso and Partner di Surabaya, Jawa Timur (Jatim), Selasa (25/2/2020). Kedatangan KPK diduga untuk memburu mantan sekretaris Mahkamah Agung (MA), Nurhadi Abdurachman yang masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).
Dari pantauan iNews, di tengah kondisi hujan deras yang mengguyur Kota Surabaya, sekitar 10 penyidik KPK mendatangi Kantor Advokat Rahmat Santoso and Partner di Jalan Prambanan Nomor 5, Kecamatan Pacar Keling. Kedatangan mereka sekitar pukul 15.30 WIB itu dikawal ketat 10 polisi bersenjata lengkap dari Polda Jatim.
Rahmat Santoso and Partner merupakan kantor pengacara milik adik dari istri Nurhadi, Tin Zuraida. Setelah hampir dua jam berada di dalam kantor advokat itu, penyidik KPK akhirnya keluar.
Tampak sejumlah kardus dan tas koper besar dibawa dari dalam Kantor Advokat Rahmat Santoso and Partner. Tidak ada keterangan yang diberikan tim KPK dalam kegiatan penggeledahan dan pemeriksaan itu.
Sementara salah seorang staf Kantor Advokat Rahmat Santoso and Partner yang mengaku bernama Timbul mengatakan, kedatangan KPK untuk mencari DPO berinisial NH. Namun, dia mengaku tidak mengetahui apabila kedatangan KPK memiliki keterkaitan dengan pencucian uang, perkara suap, dan gratifikasi yang dilakukan Nurhadi Abdurachman.