Polres Sidoarjo Gagalkan Pengiriman 20 Ton Pupuk Ilegal ke Luar Jawa

Ihya Ulumuddin
Yoyok Agusta
Pupuk ilegal yang akan dikirim ke luar Jawa diamankan di Sidoarjo, Jatim. (Foto: iNews/Yoyok Agusta)

SIDOARJO, iNews.id – Aparat Polres Sidoarjo menganggalkan pengiriman puluhan ton pupuk ilegal ke luar Jawa. Seorang tersangka ditangkap dalam kasus ini sementara, 20 ton pupuk diamankan sebagai barang bukti.

Hasil penyelidikan polisi, pupuk tersebut diproduksi sendiri oleh tersangka, Abdul Rohim. Namun, warga Desa Sumorame, Kecamatan Candi, Sidoarjo tidak memiliki izin produksi maupun dokumen resmi tentang kandungan pupuk.

“Pelaku sudah 14 tahun menjalankan bisnis ilegal ini. Dia memproduksi pupuk tanpa izin, lantas dijual ke luar jawa. Di antaranya kawasan Sumatera,” kata Kapolresta Sidoarjo, AKBP Sumardji, Selasa (25/2/2020).

Sumardji menjelaskan, pengungkapan kasus ini berawal dari laporan masyarakat. Beberapa waktu lalu polisi mendapat pengaduan dari warga tentang aktifitas ilegal tersebut. Karena itu, polisi melakukan pengintaian dan penyergapan.

“Pelaku kami tangkap di akses arteri Porong saat hendak mengirim barang. Dari penangkapan itu, kami berhasil menyita 20 ton pupuk dan satu unit truk,” katanya.

Atas kasus ini, pemilik (pelaku) dijerat dengan pasal 120 ayat 1, Undang-undang No.3/ 2014, tentang Perindustrian dengan ancaman hukuman lima tahun penjara.

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Tabrak Mobil Boks, Pemotor Wanita Tewas Terlindas Truk Kontainer di Sidoarjo

57 tahun lalu

Kecelakaan Beruntun 4 Kendaraan di Sidoarjo, 2 Orang Tewas

57 tahun lalu

Beredar Pupuk Diduga Ilegal di Tulungagung, 1 Orang Ditetapkan Tersangka

57 tahun lalu

Truk Mebel Terbakar di SPBU Sedati Gede Sidoarjo, Warga dan Pengendara Panik

57 tahun lalu

Terungkap! Penyebab Kematian Kades Buncitan Sidoarjo Murni Bunuh Diri, Ini Motifnya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal