Pengamat: Whisnu Akan Sulit Dapat Rekomendasi jika Melawan Keputusan DPP PDIP

Ihya Ulumuddin
Wakil Wali Kota Surabaya Whisnu Sakti Buana (kanan) saat mendampingi calon wakil gubernur (Cawagub) Jatim Puti Guntur Soekarno beberapa waktu lalu. (Foto: Dok.iNews.id)

SURABAYA, iNews.id – Protes pendukung Whisnu Sakti Buana atas penunjukan Adi Sutarwijono sebagai Ketua DPC PDIP Surabaya dinilai pengamat akan menjadi bumerang bagi Whisnu.

Dia bakal sulit mendapat rekomendasi maju di pemilihan walikota (Pilwali) Surabaya, September 2020 mendatang.

“Reaksi Mas Whisnu dan pendukungnya bisa kontrapraduktif. Dengan melawan DPP, peluang Mas Whisnu akan semakin kecil di DPP,” kata pengamat politik Universitas Trunojoyo Surrochim Abdus Salam, Senin (8/7/2019).

Surrochim menjelaskan, sifat politik memang selalu dinamis, sehingga tidak harus disertai dengan baper (bawa perasaan) berlebihan. Baginya, politisi harus tangguh. Situasi faktualnya harus dibaca dengan jernih.

“Maka, jalan yang paling elegan saat ini (bagi Whisnu) adalah menerima (keputusan Megawati) itu dengan legowo. Lalu mencoba fokus persiapan Pilwali,” katanya.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Penggeledahan di Indramayu, KPK Sita Dokumen Penting dari Rumah Ketua PDIP Jabar Ono Surono

57 tahun lalu

Edo Kondologit Blak-Blakan Tak Ingin Terikat Lagi ke Partai Politik usai Mundur dari PDIP

57 tahun lalu

Politisi PDIP Bongkar Kegelisahan Jokowi Terhadap Masa Depan Gibran

57 tahun lalu

Alasan PDIP Pecat Wahyudin Moridu, Jatuhkan Nama Baik dan Citra Partai

57 tahun lalu

Usai Pecat Wahyudin Moridu, PDIP segera Ajukan PAW di DPRD Gorontalo

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal