Pengakuan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini Tolak Jadi Menteri

Antara
Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini saat memberikan keterangan pers soal penolakannya masuk kabinet Jokowi-Ma'ruf di rumah dinasnya, Rabu (23/10/2019). (Foto: HO)

SURABAYA, iNews.id - Wali Kota SurabayaTri Rismaharini membuat pengakuan telah menolak masuk Kabinet Indonesia Maju pada Pemerintahan Joko Widodo-KH Ma'ruf Amin. Dia menyampaikan alasannya karena ingin menyelesaikan masa jabatannya sebagai wali kota sampai Februari 2021.

"Saya ingin selesaikan (tugas) di Surabaya. Saya mengucapkan terima kasih atas semua dukungan. Tapi saya harus jaga Surabaya ini," ujar Risma saat menggelar jumpa pers di rumah dinasnya, Rabu (23/10/2019).

Risma menceritakan, dia memang ditawari posisi menteri saat bertemu dengan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri pada September 2019.

"Tapi saya sampaikan ke ibu (Megawati), saya tidak mau," katanya.

Menurutnya saat itu, Megawati memberi kesempatan kepadanya agar tidak tergesa-gesa memberikan jawaban dan memikirkannya.

"Wis mbak ojok kesusu, engko njawabe sak nang awal Oktober ya mbak (Sudahlah mbak tidak perlu terburu-buru. Nanti jawabnya awal Oktober saja ya mbak," ucap Risma menirukan ucapan Megawati kala itu.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Viral! Puluhan Biduan Dangdut di Jatim Jadi Korban Arisan Bodong, Kerugian Rp1,8 Miliar

57 tahun lalu

Siap-Siap! Pendatang Mengadu Nasib Tanpa Pekerjaan di Surabaya bisa Dipulangkan

57 tahun lalu

Respons Tegas Wali Kota Surabaya Kasus Pengusiran dan Pembongkaran Rumah Nenek Elina

57 tahun lalu

Cegah Tawuran, Surabaya Berlakukan Jam Malam Anak di Bawah 18 Tahun

57 tahun lalu

Profil Eri Cahyadi: Pendidikan, Karier hingga Prestasi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal