Saat ditanya soal perizinan, Eri mengatakan secara perizinan tidak ada masalah karena sudah dilakukan dengan benar. Namun secara pelaksanaan pengerjaan proyek yang tidak benar cara pengerjaaannya.
Untuk itu, lanjut dia, pihaknya bersama kontraktor dari PT Nusa Kontsruksi Enjiniring (NKE) dan tim ahli bangunan yang didatangkan Pemkot Surabaya akan mengecek lagi ke lokasi untuk memastikan secara detail penyebab amblesnya Jalan Raya Gubeng.
"Secara garis besar itu kesalahan konstruksi. Tapi kami akan mendetailkan persoalan itu bersama tim ahli dan pihak kontraktor," katanya.
Sebelumnya dikabarkan, Jalan Gubeng Kota Surabaya, Jawa Timur (Jatim), tepatnya di sekitar Rumah Sakit (RS) Siloam atau dekat BNI Gubeng arah Jalan Sumatera, mendadak ambles, Selasa (18/12/2018). Kedalaman titik ambles sekitar 8 meter dengan panjang 25 meter.