BOJONEGORO, iNews.id - Jenazah Covid-19 di RSUD dr Sosodoro Djatikusumo, Bojonegoro, kini tidak lagi dimasukkan ke dalam peti, melainkan dibungkus dengan kantong mayat. Cara baru penanganan jenazah Covid-19 ini pun membuat keluarga jenazah kecewa.
Mereka menganggap cara baru pemulasaraan jenazah tersebut tidak sesuai dengan protokol kesehatan dan tidak manusiawi. Bahkan, salah seorang keluarga mengaku jenazah sempat ditolak warga saat proses pemakaman. Sebab mereka takut tertular.
"Kami rasa ini aneh. Sebab, biasanya pakai peti. Tetapi ini pakai kantong mayat. Kan nggak pantas juga. Warga di kampung juga takut memakamkan karena tidak ada peti," ujar salah seorang keluarga jenazah Covid-19, Heri Setiawan, Kamis (26/8/2021).
Karena itu dia berharap rumah sakit dan pemerintah tanggap dengan persoalan ini. Dia meminta agar jenazah Covid-19 tetap dimasukkan dalam peti seperti biasanya.
Pihak rumah sakit belum menjelaskan alasan perubahan tersebut. Namun, beredar kabar, hal itu dilakukan karena harga peti yang mahal.