SURABAYA, iNews.id – Fakta baru mengenai korban mutilasi dalam koper di Kabupaten Blitar, Jawa Timur (Jatim), Budi Hartanto, terungkap. Pelaku menyebut tenaga honorer di SD Negeri di Kediri itu kerap meminta imbalan uang kepada pasangan setiap kali selesai berhubungan intim.
Hal ini berdasarkan keterangan para saksi yang diperiksa penyidik Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim. Meski hubungan didasari suka sama suka, Budi kerap meminta imbalan uang.
“Pengakuan para saksi begitu. Terutama yang kerap berhubungan. Permintaan yang sama ini juga dilakukan kepada kepada pelaku AS sebelum kasus pembunuhan,” kata Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim AKBP Leonard Sinambela, Selasa (16/4/2019).
Bahkan, motor Honda Scoopy warna putih yang menjadi barang bukti kasus pembunuhan ini, kata Leonard juga hasil pemberian seseorang. “Motor ini baru seminggu dibeli. Uangnya patungan antara korban dengan teman dekatnya yang ASN (Aparatur Sipil Negara) itu,” katanya.
Leo mengatakan, teman dekat korban memang cukup banyak. Selain dengan AS, pelaku pembunuhan, korban juga punya hubungan dekat dengan pria lain, termasuk dengan ASN yang membantu membelikanya motor.