SURABAYA, iNews.id – Uang Rp100.000 menjadi penyebab utama pembunuhan pria dalam koper di Blitar. Dua eksekutor, AJ alias AP (Ajis Prakoso) dan AS (Aris Sugianto) mengaku terpaksa menghabisi korban, Budi Hartanto, lantaran marah-marah karena tidak mendapatkan uang Rp100.000.
Kronologinya, malam itu Budi baru saja berhubungan badan dengan AS di sebuah warung milik AS. Usai berhubungan, tenaga honorer di SD Negeri di Kabupaten Blitar itu meminta imbalan Rp100.000. Tetapi, AS mengaku tidak punya uang. Kondisi inilah yang membuat korban marah. Mereka pun terlibat cekcok.
“Gara-gara cekcok ini, AJ menegur, meminta korban untuk diam. Alasannya karena kondisi sudah larut malam. Namun, bukannya diam, korban justru marah. Bahkan sampai menampar AJ. Katanya, ini bukan urusan kamu,” kata Wakapolda Jatim Brigjen Pol Toni Harmanto, menirukan pernyataan korban di Mapolda Jatim, Senin (15/4/2019).
Mendapat perlakuan tersebut, AJ balik menampar korban hingga keduanya terlibat perkelahian. Dalam situasi itulah, korban mengambil golok di teras warung. Golok seukuran lengan itu disabetkan ke arah AJ hingga mengenai lengan.
“Tetapi, rupanya AJ lebih gesit sehingga berhasil merebut golok dari tangan korban. Saat itu juga, dia balik menyerang hingga korban jatuh tersungkur. Dalam kondisi tak berdaya, korban diseret ke dalam warung dan dihabisi. Lehernya digorok,” katanya.