PDIP Surabaya Adukan Spanduk Berisi Provokasi ke Bawaslu

Ihya Ulumuddin
Spanduk yang berisi tulisan bernada provokasi diamankan kader PDIP, Jumat (6/11/2020).(Foto: iNews.id/istimewa)

SURABAYA, iNews.id – DPC PDI Perjuangan (PDIP) Kota Surabaya melaporkan dugaan pelanggaran kampanye kepada Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Surabaya. Laporan tersebut dibuat menyusul adanya spanduk yang diduga berisi hasutan dan provokasi.

“Kami telah menemukan spanduk yang bersifat menghasut, mengadu domba dan berisi kalimat provokatif. Tentu alat peraga kampanye semacam ini sangat berbahaya. Harus ada tindakan tegas dari penyelenggara Pemilu, khususnya Bawaslu,” kata Wakil Sekretaris DPC PDIP Achmad Hidayat, Jumat (6/11/2020).

Spanduk tersebut bertuliskan “Ojok Gelem Dibujuki, Eri-Armudji Duduk Risma. Paham? Banteng Ketaton Surabaya Siap Memenangkan Machfud Arifin-Mujiaman”. Pada spanduk tersebut juga keterangan pembuatnya, yaitu “Banteng Ketaton Kota Surabaya”, lengkap dengan logo kepala banteng.

Ada dua titik pemasangan spanduk bernada provokatif tersebut. Pertama dipasang di Posko Pemenangan di Kelurahan Sawunggaling, Kecamatan Wonokromo dan kedua di Jalan Gunungsari.

“Tidak ada yang tahu siapa yang memasang spanduk tersebut. Tetapi, kelompok pembuatnya menamakan diri "Banteng Ketaton Kota Surabaya". Jelas ini ditujukan kepada fungsionaris, kader dan simpatisan PDIP,” katanya.

Editor : Ihya Ulumuddin
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Mundur dari Anggota DPRD Papua Barat Daya, Edo Kondologit: Saya Tidak Nyaman

57 tahun lalu

Terungkap! Ini Alasan Edo Kondologit Mundur dari Anggota DPRD Papua Barat Daya dan PDIP

57 tahun lalu

Kapolda Sumsel Bongkar Dalang Kerusuhan Palembang-OKU, Berawal dari Ajakan di Medsos

57 tahun lalu

Marak Aksi Demo Anarkistis, PCNU Sampang Minta Warga Tak Terprovokasi Isu Negatif

57 tahun lalu

2 Pemeras Pejabat Bawaslu Empat Lawang Ditangkap, Modus Sebarkan Berita Bohong

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal