Panglima TNI Fokus Evakuasi Pratu Miftahul Arifin: Status Nduga Siaga Tempur 

Lukman Hakim
Panglima TNI Laksamana Yudo Margono saat di Lanudal Juanda, Surabaya, Selasa (18/4/2023). (Lukman Hakim).

Yudo mengungkapkan, peristiwa ini berawal saat 36 prajurit TNI pada Sabtu (15/4/2023), sedang menyisir daerah Mugi, Nduga, Papua, untuk mencari pilot Susi Air Phillip Mehrtens yang disandera KST sejak Februari 2023. "Dalam perjalannya, prajurit di hadang dan ada kontak tembak dengan KST. KST memanfaatkan ibu dan anak-anak untuk menyerbu pasukan," ujarnya.

Untuk itu, pihaknya menaikkan status operasi Nduga Papua menjadi siaga tempur. Hal ini sama dengan seperti siaga tempur Natuna. Di sini, lanjut Yudo, bisa dikatakan siaga tempur darat. Dengan status siaga tempur, diharapkan pasukan benar-benar bersiaga untuk bertempur dan lebih waspada. 

"Sejauh ini tidak ada penambahan personil. Kemarin hanya rotasi pasukan. Sebab pasukan yang kontak tembak sudah setahun. Kita akan rotasi lebih awal agar psikologis mereka terjaga," katanya. 

Editor : Ihya Ulumuddin
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Gempa Hari Ini Guncang Mamberamo Tengah Papua, Cek Kekuatan Magnitudonya!

57 tahun lalu

Pilu! 5 Korban Tewas Ledakan Bom PD II di Biak Dimakamkan dalam Satu Liang Lahat

57 tahun lalu

Terungkap! Ini Identitas 5 Korban Tewas Ledakan Bom Peninggalan PD II di Biak Papua

57 tahun lalu

OPM Kembali Berulah, TNI Evakuasi Puluhan Pendulang Emas dari Awimbon ke Boven Digoel

57 tahun lalu

Pengamat Militer Bongkar Alasan KKB Selalu Serang Pekerja Proyek dan Guru di Papua 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal