Pangdam Jaya Usul Pembubaran FPI, GP Ansor: Proporsional Jangan Digencet Habis

Ihya Ulumuddin
Massa Front Pembela Islam (FPI) membuat barikade pagar manusia sepanjang sekitar 500 meter dari Terminal3 Bandara Soekarno-Hatta sampai ke area parkir. (Foto : SINDOnews/Hasan Kurniawan)

SURABAYA, iNews.id – Pengurus Wilayah (PW) GP Ansor Jawa Timur (Jatim) meminta pemerintah bersikap proporsional dalam menghadapi fenomena Front Pembela Islam (FPI). Tindakan tegas tetap harus dilakukan, bila memang FPI melanggar hukum, begitu juga sebaliknya.

“Pemerintah harus mengambil tindakan sebatas pelanggaran hukumnya. Tidak lebih dari itu. Harus proporsinal. Jangan digencet habis yang justru akan memunculkan permusuhan tak berujung,” kata Ketua PW GP Ansor Jatim, Syafiq Syauqi, Sabtu (21/11/2020).

Syafik mengatakan, umat Islam memang tidak satu pandangan dalam menyikapi pemerintahan. Tetapi mayoritas, termasuk NU dan Muhammadiyah punya pedoman sama, bahwa pemerintahan yang sah tidak diganggu, dijegal di tengah jalan.

“Jadi, kalau FPI berpandangan lain, itu bukan pendapat islam mayoritas. Kalau melanggar hukum, pemerintah harus mengambil tindakan. Kita dukung. Tapi, jangan sampai mendiskreditkan umat Islam,” ujar pria yang akrab disapa Gus Syafik ini.

Menurut Syafik, FPI merupakan bagian dari anak bangsa yang harus disadarkan, supaya mereka memiliki komitmen kebangsaan sama seperti ormas lain. “Ini bukan hanya FPI. Artinya, seluruh gerakan yang menentang pemerintah kita sadarkan kembali,” ujarnya.

Editor : Ihya Ulumuddin
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Teks Khutbah Jumat Setelah Idul Adha 29 Mei 2026: Makna dan Hikmah Kurban

57 tahun lalu

Bacaan Takbir 7x Sholat Idul Adha, Lengkap Teks Arab dan Artinya

57 tahun lalu

Bacaan Niat Mandi Hari Raya Idul Adha, Arab dan Artinya Lengkap Tata Caranya

57 tahun lalu

7 Amalan Sunnah Sebelum Shalat Idul Adha dan Sesudahnya bagi Umat Islam

57 tahun lalu

Takbiran Idul Adha Berapa Hari? Simak Bacaan, Tata Cara dan Keutamaannya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal