"Karomah Syaikhona Kholil nyata, kealimannya nyata. Bagaimana tidak karomah, sampai sekarang kita merasakan keromahnya. Kenapa? Buktinya, KH Hasyim Asy'ari dan ulama generasi pendiri NU berhasil mendirikan pondok pesantren yang hingga kini memberi manfaat bagi umat Islam secara luas," ujarnya.
Diingatkan Kiai Marzuki Mustamar, Pengasuh Pesantren Sabilurrosyad Kota Malang, umat Islam dan warga NU agar selalu berpegang pada nilai-nial ajaran Islam ala Ahlussunnah Waljamaah yang dikembangkan NU.
"Bentuk tidak lari dari Syaikhona Kholil adalah dengan berkomitmen, secara penuh. Enak gak enak, sugih atau melarat, mengikuti Nahdlatul Ulama," tutur Kiai Marzuki, diamini ribuan jamaah yang hadir Masjid Syaikhona Kholil.
Saat ini mulai ada warga Madura yagn kurang hormat kepada Syaikhona Kholil Bangkalan. Bahkan mulai ada yang terpengaruh aliran di luar ajaran Syaikhona Kholil.
"Adakah kiai lain di Madura yang kealimannya melebihi Syaikhona? Saya kira, tidak ada. Mari kita ikuti warisan Syaikhona, warisan Kiai Hasyim Asy'ari, dan ulama muassis NU," tutur KH Marzuki Mustamar.