Nestapa Amangkurat III, Dikudeta lalu Tewas saat Diasingkan di Sri Lanka

Avirista Midaada
Amangkurat III (wikipedia).

MALANG, iNews.id - Perseteruan satu keluarga dua penerus trah Kerajaan Mataram Kuno, menjadi awal penderitaan Amangkurat III saat menjadi raja. Baru sesaat memimpin, dia sudah digulingkan oleh Pangeran Puger.

Sepeninggal Amangkurat II seharusnya takhta jatuh pada Pangeran Puger. Karena itu dukungan terhadap Pangeran Puger untuk menduduki takhta Mataram mengalir dari para pejabat yang tidak menyukai pemerintahan Raja Amangkurat III. Hal ini membuat Amangkurat III resah. Bahkan, dikisahkan pada "Babad Tanah Jawi" tulisan Soedjipto Abimanyu, Amangkurat III sampai menceraikan Raden Ayu Himpun dan mengangkat permaisuri baru seorang gadis dari Desa Onje. 

Tekanan terhadap keluarganya membuat Raden Suryokusumo putra Pangeran Puger, memberontak. Amangkurat III yang ketakutan segera mengurung Pangeran Puger sekeluarga. Mereka kemudian dibebaskan kembali atas bujukan Patih Sumabrata. 

Dukungan terhadap Pangeran Puger untuk merebut takhta kembali mengalir. Akhir tahun 1704, Amangkurat III mengirim utusan untuk membunuh Pangeran Puger sekeluarga. Tetapi mereka lebih dahulu melarikan diri ke Semarang. 

Di Semarang inilah Pangeran Puger mendapat dukungan dari VOC, tentu saja VOC mengajukan syarat-syarat yang menguntungkan Belanda. Dia pun mengangkat dirinya sebagai raja bergelar Pakubuwana I. Gabungan pasukannya bergerak tahun 1705 untuk merebut kembali Mataram di Kartasura. 

Editor : Ihya Ulumuddin
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Sejarah Berdarah Pemberontakan Ranggalawe di Tuban: Pasukan Majapahit Dipukul Mundur

57 tahun lalu

Kisah Pemberontakan Gagal Pangeran Diposono, Kerabat Keraton Nekat Lawan Belanda

57 tahun lalu

Cerita Awal Kemunduran Kerajaan Kalingga hingga Munculnya Mataram Kuno

57 tahun lalu

Akhir Keruntuhan VOC, dari Skandal Korupsi hingga Bangkrut Biayai Perang Lawan Mataram

57 tahun lalu

Kisah Pemberontakan Ranggalawe, Penguasa Tuban yang Kalahkan Pasukan Majapahit

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal