Nduga Siaga Tempur, Panglima TNI: Tidak Ada Penambahan Pasukan

Lukman Hakim
Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono di Lanud Yohanis Kapiyau. (Foto: iNews/Nathan Making)

SURABAYA, iNews.id - Panglima TNI Laksamana Yudo Margono meningkatkan status operasi di Nduga, Papua menjadi siaga tempur. Peningkatan status itu agar pasukan di lapangan benar-benar waspada dan siap untuk tempur.

Kendati siaga tempur, namun Yudo memastikan tidak ada penambahan pasukan. Pasukan yang baru datang adalah rotasi pasukan yang telah lama bertugas.

"Sebab pasukan yang kontak tembak sudah setahun. Kita akan rotasi lebih awal agar psikologis mereka terjaga," ujar Yudo  dalam keterangan pers di Base Off Lanudal Surabaya, Selasa (18/4/2023).

Yudo sebelumnya mengatakan, evakuasi jenazah Pratu Miftahul Arifin akan dilakukan Rabu (19/4/2023) pagi. Jenazah korban berada dalam jurang sedalam 15 meter di Nduga, Papua.

Menurut Yudo, lokasi jenazah Pratu Miftahul Arifin merupakan tempat Kelompok SeparatisTeroris (KST) bertahan. TNI akan mengupayakan agar lokasi tersebut aman dari serangan KST.

Editor : Reza Yunanto
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Gempa Hari Ini Guncang Mamberamo Tengah Papua, Cek Kekuatan Magnitudonya!

57 tahun lalu

Pilu! 5 Korban Tewas Ledakan Bom PD II di Biak Dimakamkan dalam Satu Liang Lahat

57 tahun lalu

Terungkap! Ini Identitas 5 Korban Tewas Ledakan Bom Peninggalan PD II di Biak Papua

57 tahun lalu

OPM Kembali Berulah, TNI Evakuasi Puluhan Pendulang Emas dari Awimbon ke Boven Digoel

57 tahun lalu

Pengamat Militer Bongkar Alasan KKB Selalu Serang Pekerja Proyek dan Guru di Papua 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal