"Saat di swab ternyata positif (Covid-19)," kata Woro.
Pihak rumah sakit sudah berusaha melakukan penanganan semaksimal mungkin. Namun nyawa Erny yang masih berstatus pegawai kontrak sejak tahun 2016 tersebut, tidak tertolong.
Erny meninggal dunia. Woro mengatakan, sembilan hari setelah divaksin, antibodi untuk melawan virus Covid-19, belum terbentuk.
Antibodi atau imun tubuh baru terbentuk empat belas hari setelah seseorang menerima suntikan tahap pertama. Disaat antibodi belum terbentuk itu, kata Woro seseorang yang meski sudah divaksin, masih bisa terinfeksi.
"Masih kemungkinan terinfeksi. Siapa pun itu," ucap Woro.
Lalu dari mana nakes Erny terpapar, Woro mengatakan belum bisa memastikan. Sebab pasca-disuntik vaksin tahap pertama, nakes Erny tetap bekerja seperti biasa dan selalu disiplin mengenakan baju hazmat.
Hasil tracing kepada rekan medis di lingkungan ruang isolasi juga tidak ditemukan kasus positif. "Kalau terpapar dari mana kita tidak tahu. Karena riwayatnya pernah pergi juga," kata Woro.
Dalam kasus kematian nakes Erny pascadivaksin, Woro mengatakan tidak bisa menjelaskan, apakah penyebab kematian karena vaksin yang disuntikkan atau karena sebab lain.
Dalam hal ini pihaknya telah melaporkan kepada ahli yang berwenang, yakni Provinsi Jawa Timur.