Mutilasi Pengusaha Kafe di Malang, Polisi Masih Cari Sebagian Potongan Tubuh Korban

Avirista Midaada
Polisi mengungkap kasus pembunuhan disertai mutilasi di Malang, Jawa Timur yang melibatkan tukang pijat. (Foto: Deni Irwansyah

"Jadi untuk mencari baju yang digunakan korban kemudian alat-alat yang digunakan pelaku untuk membunuh dan memutilasi korban, sehingga nanti bisa makin terang perkara ini," kata mantan Kapolsek Blimbing tersebut.

Berdasarkan pemeriksaan, ada dugaan tersangka sudah merencanakan aksi mutilasi usai menghabisi nyawa korban berinisial AP (34). Diketahui peralatan itu baru dibelinya sehari setelah pelaku membunuh menggunakan celurit yang tersimpan di rumahnya.

"Keesokan harinya dia membeli alat-alat potong ataupun senjata tajam berupa pisau potong. Kemudian dipotong menjadi 9 bagian," katanya.

Sebelumnya dugaan kasus pembunuhan dan mutilasi menggemparkan wargaa Kota Malang. Kasus ini terungkap berkat adanya temuan mobil dan handphone milik korban yang menjadi jalan polisi menemukan potongan kepala tinggal kerangka di tepi Sungai Bango.

Lokasi pembunuhan dan mutilasi diduga terjadi di rumah kos Jalan Raya Sawojajar Gang 13 A Nomor 12 RT 1 RW 3, Kelurahan Sawojajar, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang. Korban merupakan pengusaha kafe asal Surabaya yang sedang menjadi pasien pijat di tempat praktik tersangka.

Informasi yang dihimpun, tersangka bernama Abdul Rahman asal Probolinggo. Sementara korban berinisial AP (34) warga Kecamatan Trenggilis Mejoyo, Kota Surabaya yang sempat dilaporkan hilang oleh keluarga pada 15 Oktober 2023.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
17 jam lalu

Ngeri! Kakek di Malang Tewas Terlindas KA Arjuno Ekspres usai Rebahan di Rel

5 hari lalu

Polisi Bongkar Pabrik Kosmetik Ilegal di Malang dan Kediri, 2 Tersangka Ditangkap

1 bulan lalu

Kebakaran 2 Rumah Kontrakan di Malang, Akses Gang Sempit Hambat Pemadaman

2 bulan lalu

Kecelakaan di Malang, Motor dan Ambulans Tabrakan di Depan IGD RSSA

2 bulan lalu

Update Ledakan di Biak Papua, Sudah 34 Potongan Tubuh Ditemukan di TKP

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal