Mutilasi Pengusaha Kafe di Malang, Polisi Masih Cari Sebagian Potongan Tubuh Korban

Avirista Midaada
Polisi mengungkap kasus pembunuhan disertai mutilasi di Malang, Jawa Timur yang melibatkan tukang pijat. (Foto: Deni Irwansyah

MALANG, iNews.id - Polisi masih mencari sebagian potongan tubuhpengusaha kafe asal Surabaya yang diduga menjadi korban mutilasi di Kota Malang. Korban dibunuh dan dimutilasi tukang pijat dalam rumah kos lalu potongan tubuhnya dibuang ke Sungai Bango.

Saat ini, baru tengkorak kepala, potongan kaki dan tangan yang ditemukan terkubur di tepi Sungai Bango. Sementara potongan tubuh bagian badan diduga sempat ditemukan di aliran Sungai Amprong, belakang Rusunawa Buring, namun belum ada identitas dari hasil pemeriksaan.

Kasatreskrim Polresta Malang Kota Kompol Danang Yudanto mengungkapkan, sejauh ini polisi masih mencari dua kantong plastik yang diduga dibuang tersangka Abdul Rahman. Kedua plastik ini berisi pakaian korban dan potongan tubuh.

"Betul (masih mencari potongan tubuh lain di dua kantong plastik). Jadi yang dua kantong plastik saat ini kita masih dicari tim," ujar Danang saat dikonfirmasi, Selasa (9/1/2024).

Pencarian juga dilakukan terkait peralatan yang digunakan Abdul Rahman untuk membunuh dan memutilasi pengusaha kafe asal Trenggilis Mejoyo, Surabaya tersebut. Pengakuan tersangka, peralatan itu belum sepenuhnya ditemukan polisi.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
18 jam lalu

Ngeri! Kakek di Malang Tewas Terlindas KA Arjuno Ekspres usai Rebahan di Rel

5 hari lalu

Polisi Bongkar Pabrik Kosmetik Ilegal di Malang dan Kediri, 2 Tersangka Ditangkap

1 bulan lalu

Kebakaran 2 Rumah Kontrakan di Malang, Akses Gang Sempit Hambat Pemadaman

2 bulan lalu

Kecelakaan di Malang, Motor dan Ambulans Tabrakan di Depan IGD RSSA

2 bulan lalu

Update Ledakan di Biak Papua, Sudah 34 Potongan Tubuh Ditemukan di TKP

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal