Mutilasi di Malang, Pelaku Sebut Korban Minta Tubuhnya Dipotong-potong

Deni Irwansyah
Video amatir pengakuan pelaku mutilasi di Pasar Besar Malang. (Foto: iNews/Deni Irwansyah).

MALANG, iNews.id - Polisi akan menghadirkan dokter dan psikiater untuk memeriksa kejiwaan pelakumutilasi di Pasar Besar Malang, Kota Malang, Jawa Timur (Jatim). Meski mengakui perbuatannya, pelaku belum ditetapkan sebagai tersangka.

Kapolres Kota Malang, AKBP Asfuri mengatakan, pengakuannya mutilasi itu dilakukan atas permintaan korban. Karena itulah polisi akan memeriksa kejiwaan pelaku.

"Kami menghadirkan tim ahli, yaitu dokter dan psikiater untuk memeriksa kondisi kejiwaan terdua pelaku," kata Asfuri kepada wartawan di Mapolres Kota Malang, Jatim, Kamis (16/5/2019).

Hal ini juga diperkuat dengan adanya sebuah video amatir pengakuan terduga pelaku kepada petugas berisi kronologi dan mutilasi korban. Pelaku mengaku, baru mengenal korban dalam kondisi sakit keras, dan dia meminta dimutilasi setelah meninggal.

Pelaku juga mengaku menggunakan alat seadanya untuk memotong tubuh korban, yaitu gunting. Barang bukti tersebut hingga kini masih dicari petugas. Meski begitu, dia memastikan korban meninggal akibat sakit yang dideritanya, barulah dimutilasi.

Editor : Andi Mohammad Ikhbal
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Duka Kloter 12 Malang, 2 Jemaah Haji Meninggal Dunia di Pesawat dan Bus

57 tahun lalu

Alasan Hakim Vonis Mati Pembunuh dan Pemutilasi 3 Mahasiswi di Pariaman

57 tahun lalu

Tangis Ibu Korban Pecah Dengar Wanda Divonis Hukuman Mati, Wenni: Terima Kasih Pak Hakim

57 tahun lalu

Tok! Hakim Vonis Mati Terdakwa Pembunuhan Berantai dan Mutilasi di Padang Pariaman

57 tahun lalu

Alasan Hakim Vonis Seumur Hidup Alvi Maulana Pemutilasi Pacar jadi 500 Potongan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal