MUI Jatim Serukan kepada Umat Islam agar Ucapan Salam Pembuka Semua Agama Tak Dicampur

Ihya Ulumuddin
MUI. (Foto: Istimewa)

SURABAYA, iNews.id – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Timur (Jatim) menyerukan agar ucapan salam disampaikan sesuai dengan agama masing-masing, tidak dicampur sebagaimana dilakukan selama ini. Seruan ini disampaikan MUI Jatim kepada para pemangku kebijakan dan terutama umat Islam.

Seruan MUI Jatim ini tertuang dalam delapan poin tausiah yang disampaikan secara luas kepada publik. Salam pembuka seperti itu dinilai justru perusak kepada ajaran agama tertentu.

“Dewan pimpinan MUI Jatim menyerukan kepada umat Islam khususnya, dan pemangku kebijakan agar dalam persoalan salam pembuka, dilakukan sesuai dengan ajaran agama masing-masing. Untuk umat Islam, cukup mengucapkan assalamualaikum wr.wb. Dengan demikian, bagi umat Islam akan terhindar dari perbuatan subhat, yang dapat merusak kemurnian dari agama yang dianutnya,” demikian penggalan seruan MUI Jatim.

Ketua MUI Jatim KH Abdussomad Buchori mengatakan, seruan tersebut bukan fatwa, tetapi hanya tausiah biasa. “Yang perlu dipahami itu adalah tausiah, bukan fatwa,” kata kiai sepuh Jatim Abdussomad, Senin (11/11/2019).

Abdussomad menjelaskan, seruan tersebut disampaikan berdasarkan hasil rekomendasi rapat kerja nasional (Rakernas) MUI pada tanggal 11-13 Oktober di Nusa Tenggara Barat (NTB) beberapa waktu lalu.

Editor : Maria Christina
Artikel Terkait
57 tahun lalu

MUI Serukan Salat Gaib Korban Banjir: 174 Meninggal, 79 Hilang di Aceh–Sumut–Sumbar

57 tahun lalu

Sound Horeg Makan Korban, MUI Jatim Ingatkan Kembali Fatwa yang Telah Dikeluarkan

57 tahun lalu

MUI Lumajang Perbolehkan Sound Horeg Digelar dengan Catatan

57 tahun lalu

PWNU Jatim Belum Putuskan Sound Horeg Haram, Ini Alasannya

57 tahun lalu

Wagub Jatim Minta Pengusaha Sound Horeg Patuhi Fatwa MUI

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal