Momen Haru Pertemuan Soekarno dan Musso sebelum Pemberontakan PKI, Ada Pelukan dan Air Mata

Solichan Arif
Presiden Soekarno dan Munawar Muso tokoh PKI. (Foto: Ist)

Di ruangan itu, Musso hendak duduk di kursi yang berjarak dengan Soekarno. Namun Soekarno memintanya duduk di dekatnya. Di depan Soeripno, Bung Karno menceritakan profil Musso di masa lampau dengan nada bangga.

“Musso ini dari dulu memang jago. Dia yang paling suka berkelahi. Dia memang jago pencak. Juga orang yang suka main musik. Kalau pidato dia akan nyincing lengan bajunya,”.

Sebelum pertemuan berakhir dan Musso serta Soeripno pamit pergi, Bung Karno meminta Musso untuk membantu memperkuat negara dan melancarkan revolusi.

Permintaan Soekarno dijawab Musso dengan kalimat pendek.

“Itu memang kewajiban saya. Ik kom hier om orde te schepen (saya kemari untuk membereskan),” kata Musso.

Pertemuan penuh keharuan sekaligus kegembiraan itu ternyata tinggal pertemuan. Pada 18 September 1948 atau 37 hari usai pertemuan, Soekarno dan Musso berhadap-hadapan.

Dalam peristiwa Pemberontakan Madiun 1948, Musso berpidato tentang quisling-quisling dan penjual-penjual romusha Soekarno-Hatta. Soekarno menjawab dengan pidato, pilih Soekarno-Hatta atau Musso-Amir Sjarifuddin.

Pemberontakan PKI Madiun 1948 dalam waktu cepat berhasil dipadamkan. Musso yang melawan saat hendak ditangkap, ditembak mati di Ponorogo Jawa Timur. Jenazah Musso dibakar dan dipertontonkan. Begitulah perjalanan sejarah kemerdekaan Indonesia periode 1945-1949 yang penuh pergolakan.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Dampak Tabrakan Maut Kereta di Bekasi Timur, 2 Layanan Perjalanan Daop 7 Madiun Dibatalkan

57 tahun lalu

Diduga Tahan Ijazah Sejumlah Eks Karyawan, Pabrik Plastik di Madiun Disidak Disnakerin

57 tahun lalu

Kecelakaan Maut di Madiun, Sopir Truk Boks Tewas Tabrak Bus Mogok 

57 tahun lalu

Puncak Arus Balik Lebaran, Ribuan Kendaraan Tinggalkan Ponorogo Menuju Madiun

57 tahun lalu

Viral di Madiun! Bus Pariwisata Senggol Polisi Saat Putar Balik Berujung Bersitegang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal