Momen Haru Pertemuan Soekarno dan Musso sebelum Pemberontakan PKI, Ada Pelukan dan Air Mata
Sejak peristiwa Pemberontakan PKI 1926 yang gagal, Musso menghilang, kabur ke Moskow, Uni Soviet. Begitu juga dengan Semaun, Ketua PKI angkatan pertama.
Karenanya setelah berpuluh tahun tidak bertemu, perjumpaan Soekarno dan Musso serasa reunian. Keduanya hanya lebih banyak saling melihat satu sama lain.
Hanya pandangan mata dan roman muka mereka menggambarkan kegembiraan itu. Musso tiba di Indonesia pada 11 Agustus 1948. Dia menyamar sebagai Sekretaris Soeripno, duta besar Indonesia untuk Eropa Timur.
Kehadiran Musso dengan nama samaran Soeparto sempat menimbulkan desas-desus kecurigaan. Dua hari kemudian, misteri siapa sekretaris Soeripno terjawab.
Setelah beberapa jurus penyambutan, Bung Karno baru bertanya.
“Lho, kok masih awet muda?,” kata Soekarno.
“O, ya. Tentu saja. Ini memang semangat Moskow, semangat Moskow selamanya muda,” kata Musso.