Menurut pengakuan EN, ada dugaan puluhan kali bahkan ratusan kali dia dicabulli di rumah kakeknya itu. Korban mencoba bertahan karena takut dan mengalami tekanan.
"Korban terpaksa bertahan karena alasan takut dan tertekan. Selain itu kuasa rumah kan ada kakeknya, sedangkan korban hanya nampung tinggal," tuturnya.
Tak hanya itu, EN juga diperkosa oleh AR (22), anak kandung S. Aksi bejat ini terjadi pada 3 Februari lalu, dimana korban dijebak oleh AR dengan modus minta tolong menjemputnya di Stasiun Banyuwangi Kota.
"Saat itu AR meminta tolong kepada korban agar menjemputnya di stasiun. Namun ternyata bukan di stasiun tapi sebuah homestay depan stasiun," kata Rifai.
Di saat itu, korban dipaksa untuk melayani AR. Korban sekuat tenaga menolak dan mencoba kabur dengan mendorong AR.