Mengenal Hukum Era Majapahit, Makan dan Akrab dengan Pembunuh Bisa Ikut Dihukum

Avirista Midaada
Hukum di masa Kerajaan Majapahit terkenal tegas, terutama bagi pembunuh. (ilustrasi).

JAKARTA, iNews.id - Kerajaan Majapahit memiliki aturan hukum yang mengatur tentang perbuatan astadusta atau membunuh. Aturan itu diatur dalam Kitab Perundang-Undangan Agama atau Kutaramanawadharmasastra. 

Aturan hukum itu seperti pidana pada masa kini. Sanksi yang dikenakan bisa berupa uang, barang, hingga hukuman mati.

Dikutip dari buku 'Tafsir Sejarah Nagarakertagama' yang ditulis Slamet Muljana, aturan hukum itu memuat sanksi hukuman untuk pelaku pembunuhan dan orang-orang yang berada di sekitarnya.

Kitab tersebut mengatakan, selain membunuh orang yang tidak berdosa, menyuruh membunuh dan melukai orang yang tidak berdosa juga masuk dalam kriteria astadusta.

Bahkan makan bersama pembunuh, bersahabat dengan pembunuh, memberi tempat kepada pembunuh, mengikuti jejak pembunuh, hingga memberikan pertolongan kepada pembunuh pun mendapat sebutan astadusta. 

Editor : Reza Yunanto
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Arkeolog Temukan Situs Majapahit di Bawah Jalan Desa Mojokerto, Begini Wujudnya

57 tahun lalu

Kakek 80 Tahun di Samarinda Bunuh Pacar Gelap usai Bercinta dalam Gubuk

57 tahun lalu

Pembunuh Ibu Muda di Sorong Ditangkap, Ternyata Mantan Suami Korban

57 tahun lalu

Sejarah Masa Kejayaan dan Keruntuhan Kerajaan Majapahit akibat Perebutan Takhta

57 tahun lalu

Sengketa Tanah di Masa Majapahit, Ketika Pejabat Istana Kalah Gugatan Lawan Rakyat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal