Saat ini memang daging sudah mudah ditemui. Apalagi sudah ada pengawetan daging yang sempurna dengan memasukannya di kulkas. Namun bekamal menjadi ciri khas sendiri sebab punya aroma yang sudah hadir dari ratusan tahun.
Suku using percaya bekamal menjadi masakan terlezat yang diolah secara tradisional tanpa adanya bahan pengawet maupun kimia.
Selain kuliner, terdapat Serambi Budaya yang digagas Dompet Dhuafa, lembaga filantropi Islam yang berkhidmat dalam pemberdayaan kaum dhuafa dengan pendekatan budaya, welasasih (filantropis) dan wirausaha sosial.
Serambi budaya bersama masyarakat Suku Osing di Desa Tamansuruh ini dapat menjadi stimulus serta motivasi bagi masyarakat Indonesia untuk mencintai budaya asli negeri. Apalagi Desa Tamansuruh terletak di kawasan kaki Gunung Ijen yang sangat kaya akan etnik budaya seperti Mocoan Lontar Yusuf, Burdah, Kuntulan, Pencak Sumping dan seni budaya lainnya.
Sebenarnya di wilayah Kabupaten Banyuwangi banyak terdapat destinasi wisata budaya dengan berbagai macam potensi seni. Selain itu, Desa Tamansuruh telah beradaptasi dengan akulturasi perpaduan antara kalangan orang tua dan kaum milenial yang sadar untuk melestarikan juga memberikan pendidikan dan pengajaran tentang tradisi pendahulunya.