Mengenal Bekamal, Resep Ratusan Tahun ala Suku Osing untuk Olahan Daging Kurban
"Pengawetan menjadi cara terbaik dalam pengelolaan daging agar dapat dikonsumsi meski sudah lama tersimpan,” katanya.
Menurutnya, proses pengawetan dengan aroma khas menjadi kunci bekamal. Pertama yakni dijemur di bawah terik matahari, lalu disimpan kembali dalam gerabah kedap udara. Hal itu dilakukan berulang hingga aroma tak sedap dari pengawetan berkurang.
Setelah itu baru bisa dimasak dengan cara ditumis, minyak sedikit, bawang merah dan putih serta irisan cabe menambah rasa tumis daging bekamal tersebut. Selain cara menumis, bekamal bisa masak dengan cara diberikan bumbu kecap dan bumbu olahan dari kunyit, bawang hingga sereh sehingga menyerupai semur. Bagi warga Suku Osing menyebutnya dengan istilah cemek-cemek.
“Inilah khasnya bekamal, banyak orang tidak suka karena baunya saat proses pengawetan, namun ketika sudah menjadi masakan kelezatan terjamin,” katanya
Menu olahan bekamal, selayaknya menjadi prioritas utama dalam pelestarian bagi generasi muda saat ini. Hal ini agar terus menerus terjaga menu olahan makanan dari Suku Osing.