Marahi Pelajar Ngelem, Risma Minta Mereka Cium Kaki Orang Tuanya

Ihya Ulumuddin
Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini saat menemui lima anak yang terjaring Satpol PP, Senin (16/11/2018). (Foto: iNews,id/Ihya' Ulumuddin)

SURABAYA, iNews.id - Tindakan lima pelajar yang bolos sekolah dan mabuk lem memantik amarah Wali Kota SurabayaTri Rismaharini. Orang nomor satu di Surabaya inipun mendatangi kelima anak tersebut dan meluapkan kekecewaanya atas aktivitas menyimpang tersebut. 

"Kamu nyium gini (lem) itu buat apa? kamu ndak kasihan sama orang tuamu," kata Risma kepada anak-anak saat berada di Kantor Satpol PP, Senin (19/11/2018).

Tak hanya itu, Risma juga meminta mereka untuk memohon maaf kepada orang tua maupun keluarga. Sore tadi, mereka (keluarga kelima pelajar) sengaja didatangkan ke Satpol PP untuk mengetahui probelem yang dihadapi kelima pelajar tersebut, sehingga berperilaku menyimpang.

"Ayo kamu minta maaf sama nenekmu. Kasihan dia. Ayo sujud minta maaf. Cium kakinya. Kalau kamu ndak mau, biar ibu yang cium kaki nenekmu," katanya kepada salah satu anak. 

Selain keluarga, Pemkot Surabaya juga mendatangkan guru kelima pelajar tersebut. Selain untuk mengetahui riwayat permasalahan kelima pelajar tersebut, mereka juga didatangkan untuk membuat anak-anak jera. "Kalau kalian ketangkap lagi, nanti akan ibu masukkan ke Liponsos (Keputih) biar merawat orang gila," ujar Risma.

Editor : Himas Puspito Putra
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kecelakaan Maut Truk Tangki dan Motor di Surabaya, 1 Orang Tewas 1 Luka

57 tahun lalu

Jambret iPhone WNA Jerman di Kota Lama Surabaya, Kedua Kaki Pemuda Ini Ditembak

57 tahun lalu

Tradisi Toron Idul Adha, Ribuan Warga Madura Padati Jembatan Suramadu Surabaya

57 tahun lalu

WNA India Ditemukan Tewas di Ruang Detensi Imigrasi Surabaya jelang Deportasi

57 tahun lalu

Remaja di Lampung Rekrut 2 Anak Jadi Terapis Plus-Plus di Surabaya, Diimingi Gaji Besar

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal