Manfaatkan Situasi, 3 Oknum PMI Surabaya Jual Plasma Konvalesen hingga Rp5 Juta 

Ihya Ulumuddin
Oknum PMI Surabaya jual belikan plasma konvalesen. (ilustrasi).

SURABAYA, iNews.id - Tiga oknum Palang Merah Indonesia (PMI) Surabaya menjadi terdakwa kasus jual beliplasma konvalesen di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya. Kasus ini terbongkar setelah aparat Polda Jawa Timur (Jatim) menyamar sebagai pembeli. 

Ketiga oknum PMI Surabaya tersebut yakni Yogi Agung Prima, Bernadya Anisah Krismaningtyas dan Mohammad Yusuf Efendi. Ketiganya bersekongkol mencari pendonor plasma. Setelah itu menjualnya kepada keluarga pasien. 

Tak tanggung-tanggung, ketiganya menjual plasma konvalesen antara Rp2 juta hingga Rp5 juta, tergantung jenis golongan darah. Dari penjualan itu, mereka mendapatkan untung antara Rp500.000 hingga Rp1,5 juta untuk satu kantong plasma. 

Hasil penyelidikan polisi, ide penjualan plasma konvalesen ini bermula dari terdakwa Yogi Agung Prima. Pegawai PMI Surabaya ini memanfaatkan situasi Covid-19 yang saat itu sedang tinggi. Sebab, banyak pasien Covid-19 yang membutuhkan plasma. 

Terdakwa Yogi lantas meminta bantuan dua rekan pegawai PMI lainnya, Bernadya Anisah Krismaningtyas dan Mohammad Yusuf Efendi. Keduanya berbagi peran, yakni mencari pendonor dan pembeli, serta berpura-pura sebagai keluarga pasien Covid-19. 

Editor : Ihya Ulumuddin
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pecatan Polisi Jadi Penipu di Grobogan, Bawa Kabur Mobil Warga Modus Bukti Transfer Palsu

57 tahun lalu

Tergiur Iklan di Medsos, Warga Kutai Kartanegara Tertipu Jual Beli Lahan Sawit Rp90 Juta

57 tahun lalu

Waduh! 3 Oknum Sipir Lapas di Blitar Diduga Jual Sel Khusus ke Napi hingga Rp100 Juta

57 tahun lalu

Tok! 2 Terdakwa Demo Rusuh di Gedung DPRD Jabar Divonis 1 Tahun Penjara

57 tahun lalu

Jalani Sidang Perdana, 3 Terdakwa Pengusiran Nenek Elina di Surabaya Ajukan Eksepsi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal