Dia melanjutkan, selain itu, terkait work from home (WFH) 75 persen juga diberlakukan bagi seluruh perusahaan termasuk swasta yang ada di Kota Pahlawan. Namun dia menegaskan, pengecualian bagi industri atau pabrik dengan catatan tetap menerapkan disiplin protokol kesehatan (prokes) secara ketat.
"Jadi tetap prokesnya tetap harus ditegakkan," ujarnya.
Tidak hanya itu, berdasarkan diskusi pada rapat, maka diadakan filterisasi dan pemantauan di setiap perbatasan kota. Pemantauan ini terutama di tiga titik, yakni di Bunderan Waru tepatnya di depan Cito Mal, kedua Tambak Oso Wilangun dan terakhir di wilayah Merr.
"Di titik-titik itu kita pertebal personel untuk memantau keluar masuk warga, usul dari Pak Kapolrestabes,” ujarnya.
WS juga meminta kepada warga agar tidak perlu trauma seperti Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) lalu. Dia berharap warga bersama-sama tetap menjalankan prokes dengan ketat di mana pun berada. "Ini demi memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Kota Pahlawan," ujarnya.